Jumat, 04 Agustus 2017

Mental Miskin Akan Tetap Miskin

Jack Ma.
Sebuah tulisan yang bisa membakar semangat untuk menghilangkan mental miskin dalam diri kita. Mari dibaca. Perlu untuk dibaca.

*MENTAL MISKIN TETAP MISKIN*

A: "Mas, apakah bisa bantu saya dapat pekerjaan"

B: "Oke, apa pekerjaan yang diinginkan?"

A: "Apa saja deh mas, yang penting kerja"

B: "Oke, mungkin saya bisa minta kolega saya untuk kamu jadi sales disana"

A: "Kalau bisa jangan yang suruh jualan deh mas, saya gak terlalu suka jualan"

B: "Oh gitu yah, oke...oke bentar yah, saya coba telepon teman saya di Jakarta".

Setelah menghubungi teman saya, sayapun memberitahu yang bersangkutan.
B: Oke, ...kata teman saya dia sedang butuh admin untuk input penjualan.

A: "Waduh pak, saya gak bisa komputer"

B: "Oke, mengapa gak bisnis saja"

A: "Wah, itu butuh modal pak, saya gak punya modal"

B: " Oke, kalau misalnya saya ada teman yang bisa membantumu bisnis dengan modal kecil atau tanpa modal?"

A: "Itu pasti MLM multi level yah?, kalau yang kayak gituan nggak deh pak, gak suka MLM saya pak"

He..he...Saya belum selesai menjelaskan namun rasanya mendadak kehilangan kesabaran untuk membantu orang ini.

Banyak orang susah bukan karena gak ada KESEMPATAN, namun masalahnya ada pada SIKAPNYA.

Teringat pesannya Jack Ma sang pendiri Alibaba, di dunia ini orang yang paling sulit dilayani adalah orang BERMENTAL MISKIN.

Dikasih gratis "Saya mau diperalat apa nih?",

dikasih murah "Ini pasti barang jelek",

dikasih yang bagus "Ini pasti mahal",

dikasih yang modern, "Saya gak berpengalaman",

dikasih yang mudah, "Ah itu tradisional"

Hilangkan mental miskin... Belajarlah untuk ber- MENTAL KAYA...apapun harus dipelajari, dicoba, & dijalankan BUKA HATI LEBIH BESAR tentunya dengan KEJUJURAN dan KESABARAN

Ini bagus buat bahan renungan :

"Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".

Diberi suatu peluang dengan gratis mereka pikir jebakan.
Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya gak banyak.
Diajak investasi besar gak ada duit katanya.

Diajak melakukan hal-hal baru merasa gak ada pengalaman.

Diajak jalanin bisnis tradisional, katanya berat persaingannya.

Diajak menjalankan model bisnis baru katanya Ribet

Diajak buka toko ngeluh gak bebas.

Diajak bisnis apa aja bilang gak punya keahlian.

Mereka punya kesamaan:
Nanya google, dengerin teman yang sama-sama hopeless.

Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.

Tanyakan apa yang dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka gak bisa menjawab.

Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"

Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?

Teman-teman Jack Ma semua menolak saat diajak kerja sama.

Semua menunggu hasil Jack Ma.

Namun saat dia sukses dengan Alibaba, teman-temannya sudah tak sanggup untuk ikut menikmati karena saham Alibaba sudah tak terbeli oleh mereka.

Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".

Ya... Jack Ma beda.
Bukan beda dari makanannya karena dia pun orang biasa.

Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.

Tapi yang membedakan adalah ACTIONnya.

Saat kawan-kawan nya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu untuk berubah.

Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?

Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu.
Daripada tidak melakukan apa-apa dalam hidup.

Kita bukan mayat hidup
Negative thinking going nowhere

Salam Sukses menembus batas perubahan!😊💪

***Tulisan disalin dari Majelis Pengajian Nahdliyin asuhan Agus Zainal Arifin ITS.

Sumber gambar: socialtextjournal.com

0 komentar:

Posting Komentar