Jumat, 06 Oktober 2017

Bunga untuk Mereka yang Masih Hidup

ilustrasi

Sebuah kisah motivasi dan inspiratif yang menarik untuk dibaca. Tentang bunga. Selamat membaca.

BUNGA
(Diambil dari kisah nyata)

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan pemakaman umum Tanah Kusir, Jakarta. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata, “Pak, maukah anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal..."

Penjaga kuburan itu menganggukan kepalanya tanda setuju, dan ia segera berjalan di belakang sopir itu. Seorang wanita bertubuh lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata, “Saya Ny. Dewi yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada anda. Saya mengirim uang itu agar anda dapat membeli seikat bunga dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yang telah menolong saya.”

“Oh, jadi Nyonya yg selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada anda.
Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan bunga, tetapi saya tidak pernah menaruh bunga itu di pusara anak anda.” jawab pria itu.

“Apa??, Maaf..?? ” seru wanita itu dengan gusar.

“Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh bunga itu di sana karena menurut saya, orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat bunga. Karena itu setiap bunga yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih.
Orang-orang yang demikian masih hidup, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman bunga-bunga itu, Nyonya...” jawab pria itu dengan jujur.

Wanita itu terdiam, kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera membawanya pergi.

***

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik berkacamata hitam, turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

“Selamat pagi, apakah anda masih ingat saya?", tanya wanita cantik itu sembari melepas kacamata hitamnya.

"Saya Ny. Dewi, saya datang untuk berterima kasih atas nasihat yang anda berikan beberapa bulan yang lalu.
Anda benar bahwa memperhatikan dan MEMBAHAGIAKAN mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada MERATAPI mereka yang sudah meninggal."

"Ketika saya secara langsung mengantarkan bunga-bunga itu ke rumah sakit atau panti jompo, bunga-bunga itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi saya juga turut bahagia.
Sampai saat ini para dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar-benar yakin bahwa KEBAHAGIAAN dan PENGHARAPAN adalah obat yang menyembuhkan dan menyehatkan saya..."

***
Saudaraku...

Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena mengasihani diri sendiri akan membuat kita terperangkap dalam kubangan kesedihan dan kepedihan.

Ada prinsip yang mungkin kita tahu, tetapi sering kita lupakan, yaitu, dengan menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri kita sendiri...

Selamat meraih kebahagiaan dgn membahagiakan orang lain, saudara-riku tercinta...
😊❤💕

Sumber gambar: bergencosmetic.com

0 komentar:

Posting Komentar